Berita Bola

Timo Werner Pernah Minta Diganti karena Stadion Terlalu Bising

Berita Bola,  Timo Werner Pernah Minta Diganti karena Stadion Terlalu Bising

ATMOSFER di stadion klub-klub Liga Turki memang terkenal kejam buat tim tandang. Hal itu setidaknya pernah dirasakan sendiri oleh Timo Werner. Insiden itu terjadi pada laga fase grup Liga Champions 2017-2018 antara Besiktas vs Red Bull Leipzig di Vodafone Arena, Istanbul.

Pertandingan yang berlangsung pada 27 September 2017 itu berjalan seperti biasa. Pendukung Si Elang Hitam mencoba menciptakan atmosfer mematikan buat RB Leipzig sejak awal laga. Suasana semakin riuh ketika Ryan Babel membawa tuan rumah unggul berkat golnya di menit 11.

Infografis Timo Werner

Hiruk pikuk di stadion itu ternyata dianggap terlalu mengganggu buat Timo Werner. Suara yang terlalu berisik membuatnya menderita gangguan pernapasan dan sirkulasi udara. Problem itu awalnya diatasi dengan cara menutup kuping memakai jari di kedua tangannya.

Sayangnya, hal itu menyebabkan rekan-rekan setimnya sulit berkomunikasi ketika dalam keadaan tertinggal satu gol. Karena suara yang makin tidak terkendali, Pelatih RB Leipzig kala itu, Ralph Hasenhuttl, memberinya sumbat telinga agar bisa fokus.

Baca Juga :

Klopp Pelatih Tercepat Kedua Cetak 100 Kemenangan di Liga Inggris

Akan tetapi, masalah itu terus terjadi sehingga Timo Werner kehilangan fokus. Pemain kelahiran 6 Maret 1996 itu meminta diganti kepada pelatihnya. Hasenhuttl awalnya menolak, tetapi sang pemain bersikukuh hingga akhirnya ditarik keluar pada menit 31 dan ditukar bek kanan Lukas Klostermann.

“Sangat sulit untuk menyiapkan tim Anda di tengah atmosfer seperti ini. Ada semacam bunyi-bunyian yang memekakkan telinga sehingga Timo membencinya. Buat saya sebagai pelatih, sangat penting untuk melihat siapa yang bisa diandalkan dalam momen seperti ini, seorang pemain yang siap untuk bertahan di tengah suara berisik,” ujar Raplh Hasenhuttl dilansir Panduan Bermain Judi.

Pelatih berkebangsaan Austria itu mungkin makin sebal dengan Timo Werner karena RB Leipzig harus menelan kekalahan 0-2 dari Besiktas di Istanbul. Tim asal Jerman Timur itu kembali kalah ketika menjamu Besiktas di Red Bull Arena pada 7 Desember 2017.

Entah terpengaruh atau tidak, RB Leipzig nyatanya gagal melangkah ke babak selanjutnya karena hanya finis sebagai peringkat tiga grup G. Padahal, grup itu diisi tim-tim dengan kekuatan merata. Selain Leipzig dan Besiktas, ada FC Porto (lolos) dan AS Monaco yang menghuni peringkat buncit – Kamus Judi.