Berita Bola

Ronaldo Absen saat Jumpa K-League All-Star, Ini Klarifikasi Juventus

Berita Bola,  Ronaldo Absen saat Jumpa K-League All-Star, Ini Klarifikasi Juventus

Presiden Juventus, Andrea Agnelli, menyanggah segala tuduhan yang berkaitan dengan absennya sang megabintang, Cristiano Ronaldo, saat menghadapi K-League All-Stars minggu lalu. Agnelli menyatakan Ronaldo tidak tampil karena dalam kondisi tak fit setelah mengalami kelelahan otot.

Juventus memang digugat oleh sang promotor laga pramusim itu yakni Yonhap karena tak memainkan Ronaldo. Pasalnya, dalam kesepakatan awal Ronaldo akan dimainkan minimal 45 menit dalam laga kontra K-League All-Star.

Cristiano Ronaldo (Foto: EPA)

Namun, kondisi fisik Ronaldo yang kurang fit membuat pemain berpaspor Portugal itu akhirnya tak dimainkan. Hal itu sejatinya juga disampaikan Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, pada konferensi pers setelah Juventus bermain imbang 3-3 dengan K-League All-Star. Alasan itu cukup masuk akal tetapi Yonhap tak begitu saja percaya.

Keadaan Yonhap cukup terjepit saat ini karena persatuan fans di Korea Selatan (Korsel) juga melayangkan tuntutan kepada mereka setelah Ronaldo tak tampil. Selain itu, persatuan fans Korsel juga menuntut Juventus atas masalah yang sama.

Baca Juga :

Alasan Diego Godin Tolak Man United dan Pilih Inter

Andrea Agnelli (Foto: AFP)

Menilik keadaan yang semakin memanas maka Agnelli memberi penjelasan selanjutnya perihal absennya Ronaldo saat menghadapi K-League All-Stars untuk memperkuat alasan yang diutarakan Sarri sebelumnya. Agnelli bahkan menyampaikan klarifikasi perihal masalah itu hingga ke Presiden Liga K, Kwon Oh-gap.

“Setiap pemain yang hadir di Korea memainkan pertandingan, kecuali satu Cristiano Ronaldo, yang menurut saran staf medis kami, butuh istirahat karena kelelahan otot setelah pertandingan di Nanjing (melawan Inter Milan) yang hanya 48 jam sebelum tiba di Seoul, ” ungkap Agnelli, seperti yang dikutip dari Panduan Bermain Judi.

“Oleh karena itu, Tuan Presiden, saya pasti menolak tuduhan Anda tentang perilaku yang tidak bertanggung jawab, kesombongan, pengabaian terhadap fans, yang selalu kami hormati. Tidak seorang pun di Juventus ingin membawa reputasi buruk ke Liga K, Asosiasi Sepak Bola Korea atau Konfederasi Sepak Bola Asia,” pungkasnya – Kamus Judi.