Raiola Tak Senang Buffon Masih Kawal Gawang Timnas Italia

Raiola Tak Senang Buffon Masih Kawal Gawang Timnas Italia

Berita Bola, Raiola Tak Senang Buffon Masih Kawal Gawang Timnas Italia

Keputusan mengejutkan dibuat oleh caretaker Tim Nasional (Timnas) Italia, Luigi Di Biagio, yang memanggil kembali penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon, ke dalam skuad Gli Azzurri. Keputusan tersebut nyatanya mendapat respons yang kurang baik dari sejumlah pihak, termasuk di antaranya agen sepakbola yang kerap menuai kontroversi, Mino Raiola.

Sebelum ini, tepatnya setelah Timnas Italia disingkirkan oleh Swedia di babak play-off Piala Dunuia 2018, Buffon sempat memberikan pengumuman untuk pensiun dari tim nasional. Namun demikian, karena satu dan lain hal, penjaga gawang berusia 40 tahun itu memutuskan untuk membatalkan pensiunnya dan mengaku siap bila dipanggil lagi membela tim nasional.

Mengingat usianya yang terbilang sudah sangat lanjut, nyatanya cukup banyak pihak yang tidak senang dengan keputusan Buffon tersebut. Pasalnya, penjaga gawang kawakan itu dinilai mematikan regenerasi penjaga gawang muda Italia. Padahal, saat ini Italia memiliki cukup banyak penjaga gawang muda berbakat, seperti Gianluigi Donnarumma dari AC Milan dan Mattia Perin dari Genoa.

[ Baca Juga – Kepa Beberkan Alasan Tolak Madrid ]

Maka dari itu, Raiola yang juga merupakan agen dari Donnarumma, dengan gamblang mengungkapkan ketidaksukaannya terhadap keputusan Buffon yang tak jadi pensiun. Lebih lanjut, Raiola juga menyoroti kinerja orang-orang di kubu Federasi Sepakbola Italia (FIGC) dan Di Biagio, yang masih memilih para pemain lanjut usia untuk mengisi skuad tim nasional.

Raiola pasalnya khawatir kalau Donnarumma akan terus berada di bawah bayang-bayang Buffon dan tak memiliki pengalaman di ajang internasional. Bahkan, Raiola mengkhawatirkan kalau Buffon akan tetap menjadi pilihan utama di Timnas Italia hingga Piala Eropa 2020.

“Kami tidak akan melihat dia (Donnarumma) di tim nasional, karena jika siklus baru dimulai dengan Buffon berada di dalamnya, maka dia akan bertahan sampai Piala Eropa 2020. Jika tidak, apa yang dia lakukan di sana?”  ujar Raiola, seperti diwartakan Kamus Judi.

“Kami membutuhkan orang-orang seperti (Alessandro) Costacurta, (Marco) Branca, dan orang-orang yang dapat menolak keputusan-keputusan pelatih yang seperti ini. Kami harus melihat secara teknis yang tepat rencana untuk membangun masa depan,”  pungkas Raiola.