Pastore Bakal Senang jika Bisa Bela Inter Milan

Pastore Bakal Senang jika Bisa Bela Inter Milan

Berita Bola, Pastore Bakal Senang jika Bisa Bela Inter Milan

Kerap dibangkucadangkan oleh pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Unai Emery, nyatanya membuat gelandang mereka, Javier Pastore, tak betah berlama-lama tinggal di klub asal Ibu Kota Prancis itu. Pastore, dengan gamblang menyatakan bahwa ia akan senang bila dapat kembali merumput di Liga Italia, utamanya bersama Inter Milan.

Pastore sendiri diboyong oleh PSG dari klub Liga Italia, Palermo, pada bursa transfer musim panas 2011. Meski sempat dijadikan andalan dalam skuad  berjuluk Les Parisiens itu, namun silih berganti datangnya para pemain baru, membuat posisi Pastore di tim utama pun kerap tersisihkan.

Terlebih lagi, pada bursa transfer musim panas 2017, PSG melakukan pembelian besar dalam diri Neymar da Silva. Pastore yang sebelumnya sempat ditempatkan sebagai sayap kiri pun harus merelakan posisinya tersebut diambil alih oleh pemain bintang asal Brasil itu.

Jelang dibukanya bursa transfer musim dingin 2018, Pastore menerangkan bahwa agennya telah melakukan kontak dengan manajemen Inter. Kendati demikian, hingga saat ini belum ada kesepakatan yang terjadi.

[ Baca Juga – Zidane Tak Sesali Keputusannya Mainkan Kovacic ketimbang Isco ]

Striker berkebagsaan Argentina menjelaskan bahwa dirinya memiliki hubungan yang baik dengan Direktur Inter Milan, Walter Sabataini. Kembali ke Liga Italia, dianggap Pastore sebagai solusi terbaik untuknya, mengingat dirinya yang memang sudah hafal dengan gaya sepakbola Italia, sehingga tidak membutuhkan waktu adaptasi yang terlalu lama. Namun begitu, saat ini Pastore masih akan menjadikan PSG sebagai prioritas utama, karena ia merupakan salah satu penggawa mereka.

“Agen saya telah melakukan kontak dengan mereka (Inter Milan), namun tanpa mencapai kesepakatan. Inter merupakan klub yang sangat saya sukai, dan saya akan senang pergi ke Italia jika saya meninggalkan PSG,” ucap Pastore, menyadur dari Kamus Judi.

“Walter Sabatini adalah orang yang membawa saya ke Palermo, dia adalah seorang teman, kami sering berbincang, namun tak ada yang lebih dari itu. Saya membaca  di media bahwa saya telah mengucapkan selamat tinggal kepada rekan-rekan satu tim saya,” lanjutnya.

“Saya selalu berpikir melakukan yang terbaik untuk PSG, saya telah bermain banyak dalam beberapa pertandingan terakhir dan saya bahagia. Saya ingin bermain lebih dan itu terjadi, ini adalah keputisan pelatih, saya hanya harus melakukan yang terbaik dan turun ke lapangan sebanyak mungkin,” tuntas Pastore.