Paris Saint-Germain's Brazilian forward Neymar reacts during the French L1 football match between Paris Saint-Germain (PSG) and Saint-Etienne (ASSE) on August 25, 2017, at the Parc des Princes stadium in Paris. / AFP PHOTO / GEOFFROY VAN DER HASSELT

Neymar Hengkang ke PSG, Romario: Itu Justru Membuatnya Kehilangan Kans Meraih Ballon d’Or

Berita Bola, Neymar Hengkang ke PSG, Romario: Itu Justru Membuatnya Kehilangan Kans Meraih Ballon d’Or

Saga transfer Neymar Junior da Silva menuju Paris Saint-Germain pada bursa transfer musim panas 2017 akhirnya berakhir sudah. PSG akhirnya resmi meminang mantan kapten Timnas Brasil tersebut dari Barcelona.

Tidak tanggung-tanggung, manajemen PSG memboyong Neymar dengan klausul penembusan sebesar 222 juta euro atau sekira Rp3.5 triliun. Kondisi tersebut, Neymar pun dinobatkan sebagai pemain termahal di dunia mengalahkan transfer Paul Pogba ke Manchester United musim panas tahun lalu.

Kepergian Neymar dari skuad Barca memang dilandasi sang pemain tak ingin selalu ada bayang-bayang Lionel Messi. Memang, selama memperkuat Barca Neymar seperti ‘pelayan’ terhadap segala kesuksesan Messi.

{ Baca juga : ” ‘Rival Gunakan Isu Kontrak Messi untuk Rusak Barcelona’ ” }

Neymar juga sempat berujar bahwa keputusannya hengkang ke PSG demi bisa meraih gelar Ballon d’Or. Namun justru hal sebaliknya bakal dialami oleh Neymar. Adalah legenda Timnas Brasil, Romario, yang mengutarakan hal tersebut. Romario menyebut kepindahan Neymar ke PSG membuatnya meraih gelar Ballon d’Or semakin menipis.

“Neymar sudah mencapai level dimana dia bisa memenangkan Ballon d’Or bersama dengan Barcelona. Setelah pindah ke PSG, saya rasa ia akan merasa dalam kondisi yang lebih sulit,” ucap Romario, seperti dikutip dari Panduan Bermain Judi, Selasa (5/9/2017).

Meski begitu, Romario tetap memberikan dukungan terhadap keputusan Neymar bergabung dengan PSG. Pasalnya, dengan begitu Neymar bisa bermain di setiap pertandingan bersama PSG dengan perasaan senang.

“Dari apa yang sudah saya dengar dan baca, Neymar bahagia di PSG dan saya harap itu benar-benar terjadi. Tidak ada hal yang lebih baik bagi seorang pemain sepakbola daripada ia merasa bahagia di lingkungan tempat dimana ia bekerja,” tandas pria berusia 51 tahun tersebut.