mantan-pelatih-asensio-di-mallorca-bakatnya-90-natural-KbZAnInrS6

Mantan Pelatih Marco Asensio di Real Mallorca: Bakatnya 90% Natural!

Berita Bola, Mantan Pelatih Marco Asensio di Real Mallorca: Bakatnya 90% Natural!

Sports chief klub Real Mallorca, Carlos Sureda memuji setinggi langit wonderkid Real Madrid, Marco Asensio. Sureda adalah sosok yang pertama kali ‘menemukan’ bakat winger berusia 21 tahun itu. Menurut Sureda, Asensio memang sudah punya bakat natural sejak masih remaja.

Sebelum gabung Madrid pada 2014, Asensio menimba ilmu di tim akademi Mallorca pada 2006-2013. Sebelumnya lagi, atau tepatnya pada 2004, Asensio yang masih bocah bergabung dengan tim akademi Soller. Nah, kala itu lah Sureda pertama kali melihat Asensio bermain.

{ Baca juga : ” Chelsea Masih Bingung Rekrut Drinkwater atau Barkley ” }

Seketika itu juga Sureda bisa mengendus talenta besar pemain yang kini sudah menjadi andalan tim utama Madrid dan juga Timnas senior Spanyol itu, dan tentunya langsung memboyongnya ke tim akademi Mallorca.

Well, 13 tahun berselang, Asensio memang sudah jadi idola anyar fans Los Blancos. Banyak yang menganggap kalau sang winger bakal jadi andalan utama Madrid jika Cristiano Ronaldo pergi nanti.

Asensio di awal musim ini merupakan topskor Madrid di semua ajang, dengan raihan empat gol. Akhir pekan lalu ia juga menjadi penyelamat Madrid dari kekalahan di Santiago Bernabeu, saat ditahan imbang Valencia 2-2 di ajang Liga Spanyol, di mana Asensio mencetak dwigol.

Sureda sendiri mengaku tidak terkejut dengan perkembangan karier mantan anak asuhnya tersebut. “Dia (Asensio) adalah sosok yang benar-benar berbeda. Ia bukan pemain muda biasa. 90% talenta yang ia punya berasal dari dirinya sendiri,” kata Sureda seperti dimuat Panduan Bermain Judi.

“Hal tersebut tak bisa Anda ajarkan di usianya saat itu. Itu ada dalam kode genetisnya dan membantunya berkembang untuk memahami pertandingan dengan begitu cepat. Saya sudah tahu kalau ia memiliki talenta besar saat pertama kali saya melihat permainannya,” lanjutnya.

“Dengan cara yang sama, anak-anak bisa mempelajari musik dengan cepat. Itu analoginya. Marco sudah bisa mengontrol ruang yang ia punya dan membaca