Arsenal Disarankan Tolak Pertukaran Sanchez-Mkhitaryan

Arsenal Disarankan Tolak Pertukaran Sanchez-Mkhitaryan

Berita Bola, Arsenal Disarankan Tolak Pertukaran Sanchez-Mkhitaryan

Kabar mengenai hengkangnya Alexis Sanchez dari Arsenal memang masih kencang beredar dalam beberapa waktu terakhir. Terlebih, bintang Timnas Cile tersebut masih belum juga menandatangani kontrak baru yang diajukan oleh manajemen Arsenal.

Sanchez masih kukuh menuntut gaji sebesar 400 ribu pounds atau sekira Rp7 miliar per pekannya, jika Arsenal ingin dirinya bertahan. Sementara manajemen Arsenal hanya rela menaikkan gaji Sanchez hingga 325 ribu pounds atau sekira Rp5.8 miliar.

Peluang Arsenal untuk bisa mempertahankan Sanchez dari buruan Manchester United pun nampaknya sangat kecil terealisasikan. Terlebih kubu Setan Merah kabarnya siap mengabulkan tuntutan gaji besar yang diminta oleh Sanchez.

Tak hanya itu, Man United sendiri memberikan opsi yang bisa sama-sama menguntungkan kepada Arsenal. Ya, tim besutan Jose Mourinho itu kabarnya siap menawarkan nominal uang sebesar 20 juta pounds atau sekira Rp369 miliar dan ditambah dengan Henrikh Mkhitaryan.

[ Baca Juga – Alexis Sanchez Capai Kesepakatan Personal dengan Manchester United ]

Yang mana tawaran tersebut nampaknya sangat sulit untuk ditolak oleh manajemen The Gunners. Mengetahui hal itu lalu dikomentari oleh mantan pemain Chelsea, Craig Burley. Ia justru menyarankan agar Arsenal menolak mentah-mentah tawaran dari Man United tersebut.

“Saya tidak melihat Arsenal sebagai langkah bagus bagi Mkhitaryan, saya juga tak menganggapnya sebagai langkah cemerlang bagi Arsenal. Ya, ini berpotensi mengisi beberapa peran bila (Mesut) Ozil dan Sanchez pergi,” jelas Burley, seperti disadur dari Kamus Judi.

“Namun dia akan menemukan kesulitan dan frustrasi di Arsenal dan keduanya adalah pemain yang lebih baik dari Mkhitaryan. Sanchez adalah pemain yang lebih baik, Ozil adalah juara dunia, dia pemain yang lebih baik, tak peduli apa pendapat anda tentang dia,” lanjutnya.

“Mkhitaryan adalah seorang talenta tapi saya merasa dia lebih baik kembali ke Jerman, atau mungkin ke Italia atau Spanyol. Saya pikir di sanalah bakatnya lebih sesuai dalam hal kecepatan permainan,” tuntas pria berkebangsaan Skotlandia tersebut.