Allardyce Nasihati Klopp Terkait Penalti yang Didapat Everton

Allardyce Nasihati Klopp Terkait Penalti yang Didapat Everton

Berita Bola, Allardyce Nasihati Klopp Terkait Penalti yang Didapat Everton

Hasil imbang 1-1 menjadi skor akhir dari pertandingan yang mempertemukan Liverpool kontra Everton dalam lanjutan pekan ke-16 Liga Inggris 2017-2018. Kendati begitu, skor tersebut nyatanya masih menjadi perdebatan usai manajer Liverpool, Jurgen Klopp, tidak terima timnya diganjar hukuman penalti.

Pada laga yang berlangsung di bawah guyuran salju itu, Liverpool sebenarnya mampu mendominasi dan menciptakan cukup banyak peluang. Namun, buruknya penyelesaian akhir, membuat gol bagi tuan rumah hanya tercipta satu saja, yakni melalui kaki Mohamed Salah.

Sementara itu, Everton yang lebih banyak ditekan justru mengalami sedikit keberuntungan lantaran mendapat hadiah penalti yang tak disia-siakan Wayne Rooney menjadi gol penyeimbang. Klopp pun geram dengan kondisi tersebut dan merasa keberatan atas penalti yang diberikan wasit.

Klopp menilai bahwa pemainnya, Dejan Lovren, tidak melakukan pelanggaran apapun terhadap pemain Everton, Dominic Calvert-Lewin. Lovren disebutnya hanya melakukan kontak badan saja, meskipun diakui oleh Klopp bahwa tangan Lovren berada di posisi yang tidak tepat sehingga terlihat seolah-olah pemainnya itu sedang melakukan dorongan.

[ Baca Juga – Jelang Piala Dunia 2018, David Beckham: Inggris Jangan Remehkan Tunisia dan Panama ]

Menanggapi kondisi tersebut, manajer Everton, Sam Allardyce, justru berkomentar bahwa kesalahan terdapat pada Lovren yang menempatkan tangannya pada posisi yang tidak tepat. Menurutnya, pergerakan sekecil apapun yang mengundang kecurigaan pelanggaran bisa berakibat fatal.

“Lihat, jangan meletakkan tangan Anda di pemain lawan ketika berada di kotak penalti, jangan main-main dnegan itu, jangan menyentuhnya. Jika Anda melakukannya, Anda memiliki risiko untuk memberikan hadiah penalti ke lawan,” jelas Allardyce, menyadur dari Kamus Judi.

“Dia (Lovren) tidak perlu melakukannya, dia seharusnya bisa berdiri saja, menggiring pemain lawan menjauh dari gawang. Dia tidak melakukannya dan dia menaruh tangannya pada lawan, mendorongnya. Orang-orang bisa menyebut itu sebagai dorongan yang lembut, tapi Anda tidak melakukan hal-hal semacam itu di dalam kotak penalti seperti yang kita ketahui,” pungkas Allardyce.